<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>direktori-islam.com &#187; ulama</title>
	<atom:link href="http://www.direktori-islam.com/tag/ulama/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.direktori-islam.com</link>
	<description>portal islam harian anda</description>
	<lastBuildDate>Wed, 14 Apr 2010 01:24:15 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Korespondensi Dua Ulama Besar : Etika Saling Menasehati</title>
		<link>http://www.direktori-islam.com/2009/08/korespondensi-dua-ulama-besar-etika-saling-menasehati/</link>
		<comments>http://www.direktori-islam.com/2009/08/korespondensi-dua-ulama-besar-etika-saling-menasehati/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 01 Aug 2009 06:25:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abdul Aziz bin Baz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[etika]]></category>
		<category><![CDATA[Manhaj]]></category>
		<category><![CDATA[ulama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.direktori-islam.com/?p=342</guid>
		<description><![CDATA[Dari Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz untuk saudaraku tercinta yang mulia Al &#8216;Allamah Syaikh Ahmad Syakir. Semoga Allah menambahkan ilmu, iman dan pemahaman yang benar terhadap as sunnah dan al qur’an kepadanya. Amin.
Kupanjatkan puji syukur kehadirat Allah ta’ala atas segala karunianya, Dzat yang tiada Ilah yang berhak disembah kecuali Dia. Aku memohon kepadaNya supaya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dari Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz untuk saudaraku tercinta yang mulia Al &#8216;Allamah Syaikh Ahmad Syakir. Semoga Allah menambahkan ilmu, iman dan pemahaman yang benar terhadap as sunnah dan al qur’an kepadanya. Amin.</p>
<p>Kupanjatkan puji syukur kehadirat Allah <em>ta’ala</em> atas segala karunianya, Dzat yang tiada <em>Ilah</em> yang berhak disembah kecuali Dia. Aku memohon kepadaNya supaya mengaruniakan kepada kita rasa syukur atas nikmat-nikmatNya, kefaqihan terhadap agamaNya, keteguhan diatas ajarannya, pengetahuan atas hukum-hukumnya dan kesuksesan dalam mendakwahkannya. Semoga Allah melindungi kita dari berbagai fitnah dan tipu muslihat syaithon. Sesungguhnya Allah maha mendengar dan maha dekat.</p>
<p>Saudaraku…begitu lama ku memendam rindu tuk menulis surat kepadamu. Supaya kita saling mengetahui kabar masing-masing dan saling mengingatkan. Semoga keselamatan senantiasa Allah limpahkan untukmu. Juga supaya aku bisa mengetahui kondisi kesehatan dan anak-anakmu. Salain itu, juga untuk menguatkan rasa persaudaraan dan kecintaan kita karena Allah.</p>
<p>Hanya saja, aku belum bisa mengerjakan semua itu kecuali sekarang. Hal ini dikarenakan sedikitnya waktu luang dan padatnya kesibukan terkait pekerjaan dan pengajaran. Semoga Allah memberikan hasil terbaik bagi kita. Amin.</p>
<p>Senantiasa kudoakan kebaikan untukmu atas karunia yang Allah berikan padamu berupa pembelaanmu terhadap as Sunnah dan menyebarkan manfaat kepada umat dengan men-<em>syarah</em> musnad Imam Ahmad dalam bentuk yang sangat bagus. Format ini memberikan dua faedah yang sangat besar. <em>Pertama,</em> menjaga musnad sebagaimana bentuk aslinya. <em>Kedua</em>, penjelasan terhadap status sanad, peringatan terhadap hadits <em>ghorib</em> dan hadits salah ataupun kesalahan dalam tulisan. Juga  penyusunan daftar isi yang menarik, bermanfaat dan mampu menjawab kebutuhan para <em>tholabatul ilmi</em>. Semoga Allah membalas usahamu dengan kebaikan yang berlipat, menambah pengetahuanmu dan mengaruniakan khusnul khotimah kepada kita sekalian. Sesungguhnya Allahlah yang maha memberikan taufiq.</p>
<p>Selanjutnya, telah kubaca <em>“ kalimatul haq”</em> yang dimuat dalam majalah Al Huda, terbit pada bulan Rabiul Awal tahun ke 71. Kudapatkan sebuah pembahasan yang belum jelas <em>hujjah</em>nya bagiku apa yang anda tetapi. Aku senang bisa mendiskusikannya denganmu supaya nampak kebenarannya bagi semua orang. Semua ini dalam rangka menunaikan kewajiban saling menasehati sesama saudara seiman. Semoga Allah menjadikan kita termasuk orang-orang yang mengambil petunjuk kebenaran dan mengamalkannya. Adapun perinciannya adalah sbb :</p>
<p>Pertama, Engkau sebutkan pada halaman 13 bahwa wajib bagi setiap muslim dimanapun ia berada untuk memerangi orang-orang Inggris dimanapun ia menjumpainya. Baik orang Inggris tersebut orang sipil maupun militer..dst.</p>
<p>Aku berpendapat bahwa menyamaratakan hukum secara mutlak  seperti ini perlu ditinjau kembali. Karena mencakup seluruh kaum muslimin yang berada di Mesir dan selainnya.</p>
<p>Yang benar adalah dengan memberikan pengecualian bagi kaum muslimin dari negeri lain yang telah mengadakan perdamaian dengan Inggris. Permusuhan Inggris dengan Mesir tidaklah mengharuskan pembatalan perdamaian antara Inggris dengan negeri islam lainnya.  Tidak boleh bagi rakyat negeri islam lainnya yang telah mengadakan perdamaian untuk memerangi Inggris hanya karena Inggris telah memusuhi Mesir.</p>
<p>Dalilnya adalah firman Allah taala ..</p>
<p dir="rtl"><strong>وإن استنصروكم في الدين فعليكم النصر إلا على قوم بينكم وبينهم ميثاق </strong></p>
<p><em>“Jika mereka meminta pertolongan kepadamu dalam (urusan) pembelaan agama, maka kamu wajib memberikan pertolongan kecuali atas kaum yang telah ada perjanjian antara kamu dengan mereka.” (Al-Anfal : 72).</em></p>
<p>Adapun dari sunnah nabi adalah kisah Abu Jandal dan Abu Bushirah tatlaka keduanya lari dari Qurais pada masa perdamaian. Tentu kisah ini tidak asing lagi bagimu. Selesai.( ekomasuri-pent)</p>
<p>Sumber : Surat menyurat antara syaikh bin baz dengan para ulama’ hal 593-595. <a href="http://www.al-nasiha.net/news.php?action=show&amp;id=14">http://www.al-nasiha.net/news.php?action=show&amp;id=14</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.direktori-islam.com/2009/08/korespondensi-dua-ulama-besar-etika-saling-menasehati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
